Bacaan Surat AL BAYYINAH Arab Latin dan Artinya - Muqaddimah Surat Al Bayyinah
terdiri atas 8 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan
sesudah surat Ath Thalaq. Dinamai Al Bayyinah (bukti yang nyata) diambil dari
perkataan Al Bayyinah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
[98:6] Indeed, they who disbelieved among the People of the Scripture and the polytheists will be in the fire of Hell, abiding eternally therein. Those are the worst of creatures.
[98:6] Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.
Pokok-pokok isinya:
Pernyataan dari ahli Kitab dan orang-orang musyrik
bahwa mereka akan tetap dalam agamanya masing-masing sampai datang nabi yang
telah dijanjikan oleh Tuhan. Setelah Nabi Muhammad s.a.w. datang, mereka
terpecah belah, ada yang beriman dan ada yang tidak, padahal Nabi yang datang
itu sifat-sifatnya sesuai dengan sifat-sifat yang mereka kenal pada kitab-kitab
mereka dan membawa ajaran yang benar yaitu ikhlas dalam beribadah, mendirikan
sembahyang, menunaikan zakat.
لَمْ يَكُنِ الَّذِينَ
كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ مُنفَكِّينَ حَتَّىٰ تَأْتِيَهُمُ
الْبَيِّنَةُ
Lam yakuni
allatheena kafaroo min ahlialkitabi walmushrikeena munfakkeena hattata/tiyahumu
albayyina
[98:1] Those who disbelieved among the
People of the Scripture and the polytheists were not to be parted [from
misbelief] until there came to them clear evidence
[98:1] Orang-orang kafir yakni ahli Kitab
dan orang-orang musyrik (mengatakan bahwa mereka) tidak akan meninggalkan
(agamanya) sebelum datang kepada mereka bukti yang nyata,
رَسُولٌ مِّنَ اللَّهِ يَتْلُو صُحُفًا مُّطَهَّرَةً
Rasoolun mina Allahi yatloo suhufanmutahhara
[98:2] A Messenger from Allah , reciting purified scriptures
[98:2] (yaitu) seorang Rasul dari Allah (Muhammad)
yang membacakan lembaran-lembaran yang disucikan (Al Quran),
فِيهَا كُتُبٌ قَيِّمَةٌ
Feeha
kutubun qayyima
[98:3] Within
which are correct writings.
[98:3] di dalamnya terdapat (isi) Kitab-kitab yang
lurus
وَمَا تَفَرَّقَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ إِلَّا مِن بَعْدِ مَا جَاءَتْهُمُ الْبَيِّنَةُ
Wama tafarraqa allatheena ootooalkitaba illa min baAAdi ma
jaat-humualbayyina
[98:4] Nor did those who were given the Scripture become divided until
after there had come to them clear evidence.
[98:4] Dan tidaklah berpecah belah orang-orang yang
didatangkan Al Kitab (kepada mereka) melainkan sesudah datang kepada mereka
bukti yang nyata.
وَمَا أُمِرُوا
إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ
وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ ۚ وَذَٰلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ
Wama omiroo illa liyaAAbudooAllaha mukhliseena lahu addeena hunafaawayuqeemoo assalata wayu/too azzakatawathalika deenu alqayyima
[98:5] And they were not commanded except to worship Allah ,
[being] sincere to Him in religion, inclining to truth, and to establish prayer
and to give zakah. And that is the correct religion.
[98:5] Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya
menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama
yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang
demikian itulah agama yang lurus.
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ
أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا
ۚ أُولَٰئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ
Inna allatheena kafaroo min ahli alkitabiwalmushrikeena fee nari jahannama khalideenafeeha ola-ika hum sharru albariyya
[98:6] Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.
إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُولَٰئِكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِ
Inna allatheena amanoowaAAamiloo assalihati ola-ika humkhayru albariyya
[98:7] Indeed, they who have believed and done righteous deeds - those are the best of creatures.
[98:7] Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan
mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk.
جَزَاؤُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ
جَنَّاتُ عَدْنٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا
أَبَدًا ۖ رَّضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ ۚ ذَٰلِكَ لِمَنْ
خَشِيَ رَبَّهُ
Jazaohum AAinda rabbihim jannatuAAadnin tajree min tahtiha al-anharu khalideenafeeha abadan radiya Allahu AAanhum waradooAAanhu thalika liman khashiya rabbah
[98:8] Their reward with Allah will be gardens of perpetual residence beneath which rivers flow, wherein they will abide forever, Allah being pleased with them and they with Him. That is for whoever has feared his Lord.
[98:8] Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah
syurga 'Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya
selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepadaNya. Yang
demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya.
Dalam surat ini Allah menerangkan bahwa
ajaran Muhammad s.a.w. adalah ajaran yang benar dan agama yang dibawanya adalah
agama yang lurus yang mencakup pokok-poko ajaran yang dibawa nabi-nabi yang
dahulu.
Hubungan Surat Al Bayyinah Denga Surat Az Zalzalah
Pada surat Al Bayyinah diterangkan orang yang akan mendapat
balasan yang baik dan orang yang akan mendapat siksa, sedang surat Az Zalzalah
menerangkan kapan datangnya balasan itu.
